Telah Terbit !

Yang sederhana, yang berserakan, yang tak diperhitungkan dan bertebaran di mana-mana, tetaplah harus dirayakan. Spesial SARBI edisi 8 di akhir tahun!

Blogroll

Tuesday, May 28, 2013

Buku dan Sebatang Cokelat

Man Reading karya Georges Lemmen  Oleh: Fandy Hutari Di kamar kontrakan berukuran empat kali lima meter, mata saya masih tenggelam di dalam layar netbook yang terpenuhi oleh huruf-huruf. Sebotol minuman soda tumpah membasahi hamparan buku yang menyesaki kamar sempit ini. Saya masih tercenung, mengingat saat-saat perpisahan kita, lebih dari dua bulan yang lalu. Kepala saya yang botak menjadi...

Monday, May 27, 2013

Pacar Makam

Karya Paul Kuczynskis Cerpen Wawan Setiawan Rasanya, udara dingin ini berguna bagi yang hidup, alias tak berguna bagi yang mati. Memang malam sudah cukup lama datang, dan siang yang kalah tak lagi menang. Dan, kegelapan bertengger di semua keremangan, beberapa bocah bersayap melayang-layang di atas makam, berhinggapan di pohon-pohon kamboja. “Mau apa? Berisik amat!” kata salah seorang. Bocah di sampingnya...

Hypermarket

The artist and his two dogs visit the hypermarket, from the series The rake's progress (1989) Medium: etching and aquatint karya Ron McBurnie (Australia 1957– ) Cerpen Wawan Setiawan Bulan tetap bundar seperti jaman purba. Tapi serigala sudah diganti anjing. Harimau diganti kucing. Keduanya berkejaran di bawah bulan. Cemara-cemara berjajar. Mobil-mobil diparkir di bawahnya. Napas orang...

Sekilas Mengenai Interlude

White People karya Doug Smock Pengantar Tulisan saya ini sebenarnya hanya pengantar singkat menuju esai Mas Mochammad Asrori, salah satu senior saya pada Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya. Saat itu, Mas Asrori adalah angkatan 2001 dan saya angkatan 2004. Harus diakui bahwa Komunitas Interlude adalah salah satu cikal-bakal berdirinya SARBI. Di komunitas itulah, saya berjumpa dengan...

Tuesday, May 21, 2013

Kupu-Kupu Tidur

Potret Ira Von Furstenberg Cerpen Wawan Setiawan Kupu-kupu itu bersayap kuning, terbang ke sana kemari di tanah samping. Coba lihat, ia sedang mencari sesuatu, di balik daun bunga sepatu. O, ternyata benar, ia sedang menitipkan telurnya. Nanti telur-telur itu jadi ulat. Ulat-ulat itu merayap dari daun ke daun. Memangsa daun-daun itu, nyaem nyaem nyaem, ia besar, gemuk, lalu masuk ke kepompong. Nah sudah....

Cerpenis Koran Tak Akan Mati

Typewriter Ideal from Seidel & Naumann, Germany. Author Waelder Esai Fahrudin Nasrulloh Persoalan “sastra koran” ternyata masih menjadi cakap-kecap yang debatable (jika bukan kadaluwarsa) bagi sejumlah cerpenis, penulis puisi, atau esais. Kendati hal ini sudah lama dibahas dan menautkan berbagai wacana kesusastraan komtemporer Indonesia. Sebut saja semisal esai Katrin Bandel berjudul “Sastra Koran...

Anda Pengunjung ke

SARBI

Tentang Kami

Sastra Alienasi Rumput Berbasis Independen (SARBI) adalah kelompok diskusi yang bergiat mendiskusikan perihal isu sastra, seni, dan kebudayaan terkini dengan mengambil sudut pandang alternatif. Selain itu, SARBI juga banyak menggali pemikiran tradisi negeri sendiri dan konsepsi mancanegara yang diharapkan dapat bersinergi sehingga menghasilkan pandangan kontemporer yang segar. Untuk membuktikan perihal tersebut, kami melahirkan lembar SARBI untuk ikut menghiasi keriuhan dunia sastra, seni, dan budaya serta berharap dapat menjadi oase untuk memenuhi dahaga kita •

Redaksi

Pemimpin Redaksi Sidang Redaksi Sidang Redaksi Sidang Redaksi Sidang Redaksi Sidang Redaksi Penata Artistik

Tinggalkan Pesan

Dokumen Post

8 Pageviews
Mar. 06th - Apr. 06th